This is the foundation of how we think about investing — built on clarity, discipline, and independent judgment.
1. Mengapa Kami Berinvestasi
Investasi bagi kami adalah tentang merancang keputusan.
Bukan sekadar mencari return, tapi bagaimana membuat keputusan yang rasional di tengah ketidakpastian.
Pasar akan selalu bergerak. Narasi akan selalu berubah.
Yang jarang adalah kemampuan untuk tetap jernih.
Kami percaya:
kualitas hasil investasi dalam jangka panjang ditentukan oleh kualitas keputusan yang kita ambil hari ini.
2. Cara Kami Berpikir
Kami berusaha menyederhanakan hal yang kompleks, tanpa menghilangkan esensinya.
Kami tidak mengikuti konsensus.
Karena biasanya, ketika sesuatu sudah menjadi konsensus, peluang sudah menipis.
Fokus kami:
- memahami bisnis secara utuh
- berpikir dalam jangka panjang
- memisahkan sinyal dari noise
Pendekatan kami sederhana:
architecting decisions — setiap keputusan harus punya dasar yang jelas, bukan sekadar reaksi.
3. Strategi Kami
Kami menggunakan pendekatan barbell strategy.
Alih-alih melihatnya sebagai “core” dan “non-core”, kami membaginya menjadi:
Sisi Kiri (Stability)
Berisi bisnis dengan:
- keunggulan bersaing yang kuat
- arus kas yang stabil
- kemampuan compounding jangka panjang
Ini adalah fondasi portofolio — dirancang untuk menjaga dan menumbuhkan modal secara konsisten.
Sisi Kanan (Asymmetry)
Berisi peluang dengan ketidaksempurnaan pasar:
- special situation
- turnaround
- mispricing
Di sinilah conviction berperan.
Kami tidak selalu agresif.
Namun ketika peluang jelas dan downside terukur, kami bersedia mengambil posisi yang lebih besar.
Bobot antara sisi kiri dan kanan tidak bersifat tetap.
Kami menyesuaikan berdasarkan:
- kualitas peluang
- tingkat keyakinan
- dan keseimbangan risiko
Bukan berdasarkan aturan diversifikasi yang kaku.
4. Risk dan Return
Target kami adalah sekitar 15% per tahun dalam jangka panjang.
Pada tingkat ini, secara sederhana:
modal berpotensi menjadi dua kali lipat setiap ±5 tahun
FV=PV(1+0.15)5≈2PV
Namun kami tidak mengejar return tanpa pertimbangan.
Kami melihat risiko sebagai:
kemungkinan kehilangan modal secara permanen
Bukan sekadar fluktuasi harga.
Karena itu:
- kami menuntut margin of safety
- kami menghindari hal yang tidak dipahami
- kami menyesuaikan ukuran posisi dengan tingkat keyakinan
Conviction tanpa disiplin adalah spekulasi.
5. Disiplin: Conviction & Composure
Dua hal yang paling sulit dalam investasi bukan analisis, tapi perilaku.
Kami menekankan:
- kesabaran untuk menunggu peluang
- keberanian untuk bertindak saat peluang muncul
- ketenangan saat menghadapi volatilitas
Inilah composure.
banyak kesalahan investasi bukan karena kurang pintar,
tapi karena tidak mampu tetap tenang saat dibutuhkan.
6. Penutup
Framework ini akan terus berkembang.
Namun prinsip utamanya tetap sama:
- Architecting decisions → berpikir dengan struktur
- Conviction → bertindak dengan keyakinan
- Composure → tetap tenang dalam ketidakpastian
Itulah fondasi kami dalam berinvestasi.